Mau Nafkahin Malah Dinafkahin
Vahn, pewaris klan terkaya Solas, tumbuh miskin tanpa tahu asal-usulnya yang sebenarnya. Suatu hari, demi lari dari desakan klannya agar segera menikah, ia pakai app kencan untuk sewa pacar. Rose, CEO Grup Starry, juga lagi cari pria untuk punya anak agar tidak dijodohin. Keduanya bertemu. Di hari pertemuan, tunangan Rose, Albert, jadi musuh Vahn.
Rekomendasi untuk Anda





Pria Cokelat vs Pria Hitam: Duel Gaya & Emosi
Pria cokelat dengan kalung berlian versus pria hitam berhias kristal—duel visual yang membuat penonton bingung, siapa sebenarnya yang ‘berkuasa’. Dalam *Mau Nafkahin Malah Dinafkahin*, gaya bukan sekadar busana, melainkan senjata psikologis. Siapa yang menang? Yang diam, atau yang berbicara? 😏
Perempuan dalam Jas Hitam: Kekuatan Sunyi
Ia duduk tenang, tangan memegang cangkir, namun matanya menghakimi seluruh ruangan. Perempuan dalam jas hitam di *Mau Nafkahin Malah Dinafkahin* adalah ratu sunyi—tidak perlu berteriak, cukup tatapan, dan semua orang tahu: dialah yang mengatur ritme drama ini. 💼🔥
Kalung Zamrud vs Gaun Berlian: Pertarungan Simbolik
Zamrud di leher sang ibu versus berlian di gaun sang muda—ini bukan soal kemewahan, melainkan generasi versus ambisi. *Mau Nafkahin Malah Dinafkahin* menyuguhkan konflik keluarga yang halus namun menusuk. Setiap aksesori menyimpan kisah, dan kita hanyalah penonton yang terdiam 😶🌫️
Teh yang Dituang, Namun Hatinya Sudah Dingin
Gerakan tangan menuang teh begitu elegan, tetapi ekspresi wajahnya kosong. Dalam *Mau Nafkahin Malah Dinafkahin*, ritual tradisional menjadi latar belakang bagi kehampaan emosional. Teh masih hangat, namun hubungan telah membeku sejak awal. 🫖💔
Kotak Kayu yang Membuat Jantung Berdebar
Kotak kayu itu bukan hanya properti—ia menjadi simbol tekanan sosial dalam *Mau Nafkahin Malah Dinafkahin*. Saat wanita berbusana cheongsam merah muda membukanya, seluruh napas terhenti. Apa isinya? Bukan emas, melainkan kebenaran yang lebih tajam dari pisau 🌸 #DramaKelasAtas