PreviousLater
Close

Mau Nafkahin Malah Dinafkahin Episode 13

like2.0Kchaase2.2K

Mau Nafkahin Malah Dinafkahin

Vahn, pewaris klan terkaya Solas, tumbuh miskin tanpa tahu asal-usulnya yang sebenarnya. Suatu hari, demi lari dari desakan klannya agar segera menikah, ia pakai app kencan untuk sewa pacar. Rose, CEO Grup Starry, juga lagi cari pria untuk punya anak agar tidak dijodohin. Keduanya bertemu. Di hari pertemuan, tunangan Rose, Albert, jadi musuh Vahn.
  • Instagram

Ulasan episode ini

Bros Ungu yang Menjadi Senjata

Bros ungu di dada jas putihnya bukan sekadar aksesori—itu simbol kekuatan yang diam-diam menguat. Saat ia menyilangkan tangan, tatapan tajamnya menunjukkan: ia bukan korban, melainkan seorang strategis. *Mau Nafkahin Malah Dinafkahin* berhasil membuat kita penasaran: siapa sebenarnya yang mengendalikan narasi?

Si Berjas Hitam Datang, Drama Meledak!

Kehadiran karakter berjas hitam bermotif LV itu bagai bom waktu—tiba-tiba suasana menjadi tegang, semua berhenti. Ekspresi marahnya? Terlalu teatrikal, namun justru itulah yang membuat *Mau Nafkahin Malah Dinafkahin* semakin seru. Ini bukan cinta biasa, ini adalah perang psikologis tingkat tinggi 😤

Tangan yang Menyentuh Lengan = Bahasa Tubuh Cinta

Saat ia pelan-pelan menyentuh lengan pria berbaju kotak-kotak, detik itu lebih berbicara daripada dialog apa pun. Sentuhan itu bukan tanda kelemahan—melainkan klaim. *Mau Nafkahin Malah Dinafkahin* mengajarkan: terkadang cinta dimulai dari gestur kecil yang penuh makna 💫

Ia Tidak Takut, Ia Hanya Menunggu Waktu

Wajahnya tetap tenang meski dihadapkan pada ancaman. Wanita berjas putih ini bukan tipe yang mudah menangis—ia tersenyum, lalu menggenggam tangan pasangannya erat-erat. *Mau Nafkahin Malah Dinafkahin* memberikan pesan: kekuatan sejati bukan berasal dari posisi, melainkan dari keberanian memilih siapa yang layak dipercaya 🕊️

Ketika Cinta Datang dari Pelayan

Adegan pertemuan pertama di lobi hotel itu membuat jantung berdebar! Ekspresi kaget pria berbaju kotak-kotak dibandingkan dengan sikap percaya diri wanita berjas putih—sudah terasa ada kisah besar di baliknya. *Mau Nafkahin Malah Dinafkahin* benar-benar memainkan dinamika kekuasaan dengan elegan 🌹