Mau Nafkahin Malah Dinafkahin
Vahn, pewaris klan terkaya Solas, tumbuh miskin tanpa tahu asal-usulnya yang sebenarnya. Suatu hari, demi lari dari desakan klannya agar segera menikah, ia pakai app kencan untuk sewa pacar. Rose, CEO Grup Starry, juga lagi cari pria untuk punya anak agar tidak dijodohin. Keduanya bertemu. Di hari pertemuan, tunangan Rose, Albert, jadi musuh Vahn.
Rekomendasi untuk Anda





Si Wanita di Tengah Itu Siapa Sebenarnya?
Perhatikan detail: dia satu-satunya yang memakai suspender & name tag 'Pewawancara', tetapi gayanya lebih seperti karakter utama daripada staf HR. Di adegan kolam, dia justru berdiri paling tengah—Mau Nafkahin Malah Dinafkahin menyembunyikan hierarki kekuasaan dalam balutan formalitas. Twist-nya sangat keren!
Pria Hijau vs Pria Jaket: Duel Ego di Meja Wawancara
Dua kandidat, dua gaya, satu meja—tetapi energinya seperti pertarungan silat tanpa gerak. Pria berjaket hijau terlihat percaya diri, sementara pria berbaju kotak-kotak hijau malah minum air sambil gelagapan. Mau Nafkahin Malah Dinafkahin bukan soal pekerjaan, tapi soal siapa yang berani mengambil alih narasi. 🔥
Adegan Kolam Renang Bukan Flashback, Tapi Realitas Alternatif
Jangan salah sangka—kolam renang itu bukan imajinasi. Lihat ekspresi semua orang: tidak ada yang tertawa, semuanya serius. Mau Nafkahin Malah Dinafkahin menggunakan metafora visual: dunia kerja = kolam dangkal yang penuh hiu berbikini. Pria muda itu bukan jatuh, tetapi *dilempar* ke realitas baru.
Name Tag 'Pewawancara' Itu Jebakan?
Tiga wanita duduk rapi, tetapi hanya satu yang namanya tertera di name tag. Sisanya? Hanya senyum dingin dan tatapan tajam. Mau Nafkahin Malah Dinafkahin mengajarkan: di dunia korporat, jabatan bukan tertera di kartu nama—melainkan pada cara kamu menatap orang yang sedang gugup. 💼✨
Wawancara yang Berubah Jadi Pesta Kolam Renang?
Dari suasana serius wawancara di kantor, tiba-tiba beralih ke kolam renang dengan para wanita berbikini—Mau Nafkahin Malah Dinafkahin memang penuh kejutan! Ekspresi kaget pria muda itu tak ternilai harganya 😂. Transisi adegan terlalu mulus sampai membuat penonton bingung: ini drama atau mimpi siapa?