Gaya bertarung Xiao Qing seperti tarian angin—elegan, mematikan. Tapi detik terakhir, darah mengalir dari sudut mulutnya... dan Li Yu hanya diam, payungnya tak goyah. Putri Tertua Datang! mengingatkan: kekuatan sejati bukan di pedang, tapi di diam yang penuh makna 💫
Di tengah hujan malam, Li Yu memegang payung sementara Xiao Qing berdarah di lantai—tapi matanya tak pernah lepas dari musuh. Putri Tertua Datang! bukan cuma aksi, ini kisah cinta yang rela jatuh, lalu bangkit lagi dengan pedang di tangan 🌸⚔️