Dalam Mak yang Mulia, Fairuz bukan sekadar presiden—dia manusia yang rindu pada masakan ibu. Ketika ‘carikan daging ayam’ jadi titik balik, kita tersentuh: kecanggihan dunia tak ubah kehangatan nasi dalam bekas plastik 🍚❤️. Mak tak perlu Michelin—dia punya resepi dari jiwa.