PreviousLater
Close

Aku, Kamu dan Masa lalu Episode 11

like2.1Kchase2.0K

Aku, Kamu dan Masa lalu

Lima tahun lalu, Kartika rebut kesempatan Raizen dan jadi selir Irawan, lalu suruh orang rusak suara Raizen dan usirnya dari kelompok opera. Di zaman perang, Raizen akhirnya jadi komandan. Hari pertama kepulangan, ia bunuh seluruh keluarga Irawan, nikahi Kartika, dan biarkan selirnya hina dia.
  • Instagram
Ulasan episode ini

Penyesalan datang terlambat

Melihat sang Jenderal menangis histeris di depan jenazah yang ternyata adalah dirinya sendiri di masa depan, rasanya sakit sekali. Ia akhirnya sadar bahwa wanita yang ia sakiti adalah satu-satunya orang yang tulus mencintainya. Adegan di ruang mayat dalam Aku, Kamu dan Masa lalu ini menggambarkan penyesalan yang begitu mendalam hingga menembus waktu.

Wanita berbaju putih itu kuat

Karakter wanita berbaju putih benar-benar menyedihkan tapi kuat. Ia rela menderita demi orang yang justru menyakitinya. Adegan ia merangkak di tanah sambil memegang kalung itu sangat emosional. Dalam Aku, Kamu dan Masa lalu, pengorbanannya tidak sia-sia karena akhirnya membuka mata sang Jenderal tentang kebenaran yang selama ini tertutup.

Kostum dan latar mewah

Selain alur yang menarik, visual dalam drama ini sangat memanjakan mata. Kostum cheongsam merah dan seragam militer hijau tua terlihat sangat elegan dan berkelas. Latar rumah besar dengan taman yang luas menambah kesan dramatis. Aku, Kamu dan Masa lalu berhasil menghadirkan suasana era republik yang kental dengan estetika yang indah.

Akting sang Jenderal luar biasa

Perubahan emosi sang Jenderal dari arogan menjadi hancur lebur digambarkan dengan sangat apik oleh aktornya. Saat ia mencekik wanita itu lalu tiba-tiba teringat masa lalu, tatapan matanya benar-benar hidup. Dalam Aku, Kamu dan Masa lalu, aktingnya berhasil membuat penonton ikut merasakan kebingungan dan rasa sakit yang ia alami.

Misteri ruang mayat

Adegan di ruang mayat yang gelap dan mencekam menjadi puncak ketegangan. Sang Jenderal yang terluka parah dipaksa menghadapi kenyataan pahit. Tulisan Kamar mayat di layar menambah nuansa horor psikologis. Aku, Kamu dan Masa lalu berani mengambil risiko dengan adegan ini untuk menunjukkan konsekuensi dari tindakan masa lalu.

Ulasan seru lainnya (5)
arrow down