Aku dan Tiga Kakakku
Aning rela berkorban demi Nando, pria yang ia cintai hingga kehilangan segalanya. Dikhianati dan identitasnya direbut, ia kembali ke keluarganya dan menemukan kekuatan baru. Dengan dukungan tiga kakaknya, Aning bersiap membalikkan keadaan.
Rekomendasi untuk Anda





Penggemar Berteriak, Tapi Hanya Dia yang Diam
Semua penggemar mengibarkan lightstick dan tertawa, kecuali satu gadis dalam gaun emas—ia hanya memandang Ximi dengan tatapan campur aduk. Dalam Aku dan Tiga Kakakku, keheningan sering kali lebih berisik daripada teriakan. 💔 Apakah ia 'kakak' yang paling dekat... atau paling berbahaya?
Senyum Ximi yang Bikin Hati Meleleh
Ximi muncul dengan senyum hangat di tengah keramaian penggemar yang berteriak—namun mata seorang gadis dalam gaun merah muda tampak gelisah. Di balik kegembiraan Aku dan Tiga Kakakku, tersembunyi ketegangan yang tak terucapkan. 💫 Apakah ia salah satu 'kakak' yang menyembunyikan sesuatu?
Meja Merah & Bunga yang Menyimpan Rahasia
Meja merah dengan bunga segar menjadi saksi bisu: Ximi menandatangani foto sambil tersenyum, namun di belakangnya, seorang pria dalam jas biru memandang tajam. Dalam Aku dan Tiga Kakakku, setiap detail—bahkan warna meja—berbicara lebih keras daripada dialog. 🌹
Gadis Berbaju Ungu vs Gaun Emas: Duel Ekspresi
Dua wanita berdiri berdampingan—satu mengenakan blazer ungu bergaya elegan, satunya lagi dalam gaun emas berkilau. Keduanya memegang gulungan kertas putih, tetapi ekspresi mereka berbeda: satu tenang, satu cemas. Dalam Aku dan Tiga Kakakku, kontras visual ini merupakan petunjuk besar. 😳
Air Minum & Masker Hitam: Detik yang Mengubah Semua
Saat gadis berbaju merah muda melepas maskernya untuk minum, Ximi berhenti menulis. Pria berjas biru mengernyit. Satu detik itu—di tengah acara penggemar Aku dan Tiga Kakakku—menjadi titik balik yang tak terduga. Siapa sebenarnya dia? 🤫