Adegan di Restoran Terakhir di Dunia Kiamat benar-benar menyentuh hati. Ekspresi prajurit berambut putih saat mencicipi masakan itu mengingatkan kita pada kenangan masa kecil yang hangat. Transformasi si gadis bermata biru menjadi es menunjukkan betapa kuatnya emosi yang terpendam. Detail uap panas dan kilauan cahaya pada nasi goreng membuat penonton ikut merasakan kehangatan di tengah dunia yang dingin. Sebuah mahakarya visual yang sederhana namun penuh makna.