Sri Firmansyah, yang telah menjadi relawan untuk proyek penelitian kakak pertamanya dan mendonorkan kornea matanya ke kakak keduanya, merasa sakit hati karena keluarga angkatnya tidak menghargai pengorbanannya dan terus menyakiti perasaannya.Akankah Keluarga Firmansyah akhirnya menyadari kesalahan mereka dan menyesal setelah Sri menghilang?