Adegan kilas balik dua puluh tahun lalu benar-benar menghancurkan hati. Melihat perlakuan kasar ayah terhadap sang ibu yang memegang gulungan lukisan, rasanya sesak sekali. Adegan kebakaran itu sangat traumatis, menunjukkan betapa hancurnya jiwa seorang ibu saat itu. Di masa kini, tangisan wanita itu saat menonton rekaman bersama pasangannya menggambarkan trauma yang masih membekas dalam. Drama Kenikmatan Buah Terlarang ini sukses membuat penonton ikut merasakan sakitnya masa lalu yang terus menghantui. Emosi yang dibangun sangat kuat dari awal sampai akhir.