Adegan di bawah air terjun dalam No. 001: Bangkit benar-benar menusuk hati. Wanita itu terlihat hancur, pakaiannya koyak dan penuh darah, sementara lelaki berbaju hitam memancarkan aura misteri dengan cahaya biru dari jarinya. Emosi mereka begitu nyata, seolah setiap tetes air mata dan luka di wajah mereka bercerita tentang pengkhianatan atau kehilangan. Transisi ke desa kuno dengan gerbang batu dan penduduk bersenjata menambah ketegangan, seolah konflik besar akan meletus. Adegan ini bukan sekadar aksi, tapi potret manusia yang terjepit antara dendam dan harapan.