Jangan Mati, Jinakkan Mereka!
Lily, seorang pekerja pejabat, rohnya terperangkap ke dunia permainan sebagai watak jahat sampingan. Lily memegang cambuk, dia berdepan dengan Lester yang telah dihukum. Kronos dan Mordred menyerbu masuk, mata penuh kebencian, nilai kegelapan mereka terus meningkat. Sistem memberi amaran: Tawan hati hamba iblis ni, atau mati. Nilai kegelapan Yannic di bawah tanah sudah mencecah 97%, babak kematian telah bermula.
Cadangan Untuk Anda




马来语.jpg~tplv-vod-rs:651:868.webp)
Ular Putih Bukan Hiasan, Tapi Janji
Ular di bahu Valen bukan aksesori—ia simbol ikatan yang lebih dalam daripada cinta. Di Jangan Mati, Jinakkan Mereka!, setiap gerakannya mengingatkan: kepercayaan itu rapuh, tapi ular itu setia. 🐍✨
Raja Iblis yang Tersenyum, Tapi Tak Tertawa
Raja Iblis tersenyum lebar, tapi matanya kosong. Di Jangan Mati, Jinakkan Mereka!, dia bukan jahat—dia bosan. Dan bosan itu lebih menakutkan daripada kemarahan. 😏🔥
Jam Ajaib & Kepalsuan Waktu
Jam bercahaya biru itu bukan alat sihir biasa—ia pengingat: waktu di Jangan Mati, Jinakkan Mereka! boleh diputar, tapi dosa tetap tinggal. Mereka lupa satu hal: masa lalu tak pernah benar-benar mati. ⏳🌀
Lantai Bercahaya, Jiwa yang Terperangkap
Lingkaran hijau di lantai bukan sekadar ritual—ia jebakan emosi. Elara dan Valen berdiri di tengahnya, tapi sebenarnya mereka sudah lama terjebak dalam lingkaran yang sama: takut, cinta, dan pengkhianatan. 🌿💀
Mata Hijau yang Menyembunyikan Dosa
Mata hijau Elara bukan sekadar cantik—ia cermin kegelisahan yang tak berhenti. Setiap kedipannya di Jangan Mati, Jinakkan Mereka! seperti bisikan: 'Aku tahu lebih daripada yang kau sangka.' 🐍💚