Dari bantal berdarah hingga kotak kuning kecil, setiap detail dalam Aku Ingin Temuimu berbicara lebih keras daripada dialog. Dia tak tanya 'kenapa', dia tanya 'siapa ajak awak ukir kayu?'. Itu bukan soal curiga—itu soal ingin memahami jiwa yang terluka. Cinta sejati itu diam, tapi berat 🪵
Aku Ingin Temuimu bukan sekadar drama luka—ini kisah tentang kelembutan yang berani. Alicia dengan wajah lebam tapi mata tak surut, dan dia yang datang tanpa kata-kata, hanya sentuhan. Boleh jadi cinta itu bukan tentang siapa yang lebih kuat, tapi siapa yang sanggup menunggu sampai luka itu reda 🌸