Tabib jenius, Irfan turun gunung cari tubuh bunga untuk berkultivasi, juga cari pecahan giok untuk ungkap asal-usulnya. Dengan ilmu medis, ia dapat banyak bantuan. Setelah kumpulkan pecahan, kebenaran pembantaian keluarganya terungkap. Dengan kekuatan penuh, Irfan bersumpah kembali ke ibu kota untuk balas dendam.