Nia berbohong kepada ayahnya tentang keinginannya menjadi seorang guru, karena sebenarnya ia ingin menjadi desainer pakaian seperti idolanya, Nyonya Mola. Di sisi lain, ayahnya terus merindukan Davin, anak laki-lakinya yang sudah lama pergi.Akankah Nia berhasil mewujudkan mimpinya menjadi desainer pakaian dan bagaimana reaksi ayahnya ketika mengetahui kebohongannya?