Ayu yang ditinggalkan dan dikhianati oleh suaminya, menghadapi kenyataan pahit bahwa suaminya telah mempersiapkan segalanya untuk anak yang tidak pernah lahir karena keguguran yang dialaminya. Suaminya menunjukkan barang-barang bayi yang telah dibeli, membuat Ayu semakin patah hati.Bisakah Ayu memaafkan suaminya dan melanjutkan hidupnya setelah semua yang terjadi?