Meri, seorang pensiunan dewi judi, kembali ke meja permainan untuk menyelamatkan anaknya. Dalam permainan mahjong yang menegangkan, ia menunjukkan keahliannya dengan mengalahkan lawan-lawan yang curang, termasuk Tuan Fredo, dan membuktikan bahwa matanya tidak rabun seperti yang mereka kira.Apakah Meri bisa terus memenangkan permainan dan menyelamatkan anaknya dari ancaman Tuan Fredo?