Zhu Yu awalnya terlihat seperti murid biasa di Sekte Pedang Mistis, tapi setelah melihat gurunya disiksa dan hampir mati, dia berubah total. Adegan di mana dia menggunakan kekuatan biru untuk menyembuhkan gurunya menunjukkan betapa dalamnya cintanya. Dalam Pedang Pembasmi, karakter seperti Zhu Yu jarang ditemukan—dia bukan pahlawan sempurna, tapi manusia biasa yang dipaksa jadi luar biasa oleh keadaan.
Dari adegan penyiksaan di alun-alun hingga adegan penyembuhan di kamar, visual dalam Pedang Pembasmi benar-benar memukau. Efek api, darah, dan energi biru terlihat sangat realistis. Kostum dan setting juga sangat detail, menciptakan dunia fantasi silat yang hidup. Tidak heran kalau banyak penonton betah berlama-lama menontonnya.
Hubungan antara Zhu Yu dan gurunya adalah inti dari cerita ini. Saat gurunya disiksa, Zhu Yu tidak bisa berbuat apa-apa, tapi dia tetap berusaha menyelamatkan nyawanya. Adegan di mana dia menangis di samping tempat tidur gurunya benar-benar bikin hati hancur. Dalam Pedang Pembasmi, hubungan seperti ini jarang digambarkan dengan begitu tulus dan mendalam.
Awalnya kita kira Zhu Yu hanya murid biasa, tapi ternyata dia punya kekuatan tersembunyi yang bisa menyelamatkan gurunya. Adegan di mana dia menggunakan energi biru untuk menyembuhkan gurunya adalah kejutan alur yang sangat mengejutkan. Dalam Pedang Pembasmi, setiap episode selalu ada kejutan yang bikin penonton penasaran dan ingin terus menonton.
Semua pemain dalam Pedang Pembasmi memberikan akting yang luar biasa. Dari ekspresi wajah Zhu Yu yang penuh keputusasaan hingga tatapan dingin musuh yang kejam, semuanya terasa sangat nyata. Tidak ada akting yang berlebihan, semua sangat alami dan sesuai dengan karakternya. Ini adalah salah satu alasan utama kenapa drama ini begitu menarik untuk ditonton.