PreviousLater
Close

Kelezatan Dari Balik Jeruji Episode 2

2.0K2.3K

Kelezatan Dari Balik Jeruji

Albert, Raja Koki Darmi yang tenar karena curang, dijebak Marlo dan keponakannya, Reza hingga dipenjara. Di penjara, ia dibimbing Mantan Dewa Kuliner Sandi. Setelah bebas, ia membantu Wina, cucu Sandi, bangkit dengan Mie Penghancur. Di final Dewa Kuliner, ia sajikan masakan penuh ketulusan, lalu membersihkan namanya.
  • Instagram

Ulasan episode ini

Lihat Selengkapnya

Kekayaan yang Membosankan

Adegan awal di rumah mewah langsung menunjukkan betapa kayanya sang tokoh utama, tapi justru itu yang bikin cerita Kelezatan Dari Balik Jeruji terasa hambar. Semua serba berlebihan, dari pelayan sampai koki bintang tiga, tapi tidak ada emosi yang benar-benar menyentuh hati penonton.

Kejutan Alur yang Tidak Terduga

Siapa sangka kalau tokoh utama di Kelezatan Dari Balik Jeruji ternyata lebih suka makanan sederhana seperti tahu pedas daripada hidangan mewah? Momen ini jadi titik balik yang menarik, menunjukkan bahwa kebahagiaan sejati tidak selalu tentang kemewahan.

Akting yang Berlebihan

Ekspresi kaget para karakter di Kelezatan Dari Balik Jeruji terlalu dilebih-lebihkan, terutama saat melihat botol air mineral mahal. Seolah-olah mereka belum pernah melihat air dalam hidup mereka. Agak mengganggu keterlibatan saat menonton.

Visual yang Memukau

Tidak bisa dipungkiri, produksi Kelezatan Dari Balik Jeruji sangat memanjakan mata. Dari interior rumah mewah yang megah sampai kolam renang dengan pemandangan indah, setiap bingkai terasa seperti lukisan hidup yang indah.

Karakter yang Datar

Sayangnya, karakter-karakter di Kelezatan Dari Balik Jeruji terasa seperti boneka tanpa jiwa. Tokoh utama yang kaya raya tapi kesepian, pelayan yang terlalu patuh, semua terasa stereotip dan kurang pengembangan karakter yang mendalam.

Humor yang Tidak Disengaja

Adegan koki Prancis yang diusir karena masakannya tidak disukai, lalu digantikan oleh koki lokal dengan masakan sederhana, justru jadi momen paling lucu di Kelezatan Dari Balik Jeruji. Ironi yang tidak disengaja tapi sangat menghibur.

Pesan Moral yang Kuat

Di balik kemewahan yang ditampilkan, Kelezatan Dari Balik Jeruji sebenarnya menyampaikan pesan bahwa kebahagiaan sejati datang dari hal-hal sederhana. Pilihan tokoh utama untuk menikmati tahu pedas daripada makanan mewah cukup bermakna.

Tempo yang Terlalu Cepat

Transisi antar adegan di Kelezatan Dari Balik Jeruji terasa terlalu cepat, dari kemewahan rumah mewah langsung ke kolam renang, lalu ke adegan masak. Penonton butuh waktu untuk mencerna setiap momen, tapi dipaksa pindah terlalu cepat.

Kostum yang Mencuri Perhatian

Jubah sutra dengan motif emas yang dipakai tokoh utama di Kelezatan Dari Balik Jeruji benar-benar menyita perhatian. Ditambah dengan adegan renang dengan banyak wanita, kostum-kostum ini jadi sorotan visual yang tidak bisa diabaikan.

Akhiran yang Membuka Peluang Sekuel

Adegan terakhir dengan para koki yang berbaris rapi dan tokoh utama yang tampak puas, memberikan kesan bahwa ini baru awal dari petualangan kuliner di Kelezatan Dari Balik Jeruji. Penonton pasti penasaran dengan kelanjutan ceritanya.