Rahma menuduh anggota keluarga lainnya tidak adil karena tidak membagi hasil galiannya. Konflik semakin memanas ketika Rahma menolak berbagi makanan dan mengusulkan masing-masing memasak sendiri. Ibu mencoba menengahi, tetapi ketegangan tetap tinggi karena kondisi paceklik yang membuat semua orang stres.Akankah keluarga ini bisa rukun kembali di tengah kesulitan yang mereka hadapi?