Mia dan Yasa, sang Panglima Muda, terlibat dalam percakapan yang tegang dan emosional di mana Mia menuntut tanggung jawab dari Yasa melalui sebuah ciuman, sementara Yasa tampak enggan. Konflik mereka tiba-tiba terhenti dengan kedatangan Pandu, murid yang kemarin datang.Apa yang akan terjadi ketika Pandu tiba-tiba muncul di tengah ketegangan antara Mia dan Yasa?