Evolusi Bermula dari Ular Licik
Ayan terlempar ke dunia makhluk, malah jadi seekor ular licik yang diejek semua orang. Saat nyaris mati, dia mengaktifkan Sistem Evolusi Penelan, dan akhirnya berevolusi jadi naga yang mengguncang dunia. Menghadapi serbuan makhluk yang menerjang global, dia bekerja sama dengan manusia, bertarung dalam darah dan melangkah di jalan evolusi menuju puncak kekuatan.
Rekomendasi untuk Anda





Dua Prajurit & Pedang Berdarah
Mereka berdiri tegak meski darah mengalir di lengan. Pedang merah menyala seperti janji yang tak boleh diingkari. Saat musuh datang dengan kapak ungu, mereka tak mundur—malah maju bersama. Evolusi Bermula dari Ular Licik bukan tentang kekuatan, tapi kesetiaan yang tak goyah. ⚔️
Adegan Jatuh yang Bikin Nyesek
Dia terjatuh, tangan berlumur darah, napas tersengal—tapi matanya masih menyala. Bukan kelemahan, tapi titik balik. Di saat itulah portal meledak, dan naga emas muncul. Evolusi Bermula dari Ular Licik tahu kapan harus membuat penonton merasa: 'Jangan bangun dulu... biarkan dia bernapas.' 😢
Naga Emas yang Punya Gaya
Bukan cuma besar—tapi *elegan*. Sisiknya berkilau seperti logam antik, tanduknya ukiran kuno, dan kalung biru di lehernya? Itu bukan aksesori, itu *signature*. Evolusi Bermula dari Ular Licik memberi kita naga yang tak hanya mengerikan, tapi juga... ikonik. 🐉✨
Berita Palsu di Studio?
Presenter kaget, layar belakang menunjukkan naga raksasa—tapi di pojok kecil, logo 'Berita Pelangi' jelas terlihat. Apakah ini bagian dari cerita? Atau meta-komentar tentang sensasi media? Evolusi Bermula dari Ular Licik berani main-main dengan realitas. 📺🔥
Kapten Tua vs Portal Misterius
Kapten berambut putih itu diam, menatap portal yang berkedip seperti mata iblis. Ekspresinya tak tergoyahkan—tapi matanya berbicara: ini bukan pertama kalinya ia melihat kehancuran. Evolusi Bermula dari Ular Licik dimulai dengan tenang, lalu meledak dalam kekacauan. 🌀