Akulah Ratu Antagonis
Mirah jadi tokoh antagonis novel dan perlu mengumpulkan nilai kebencian. Namun saat sistem error, keluarganya bisa dengar pikirannya! Ia malah jadi kesayangan tiga kakaknya dan selamatkan keluarga dari kebangkrutan. Tunangannya, Alvan, pun jadi selalu ingin dekat dengannya. Apa Mirah bisa menyelesaikan tugasnya?
Rekomendasi untuk Anda



印尼.jpg~tplv-vod-rs:651:868.webp)

Ekspresi Wajah yang Bercerita Lebih dari Dialog
Dari senyum getir hingga tatapan marah berkedip-kedip, ekspresi karakter perempuan di Akulah Ratu Antagonis adalah bahasa tubuh yang sangat kuat. Tidak perlu dialog—matanya sudah bercerita tentang patah hati & keberanian. 💔👀
Karpet Merah vs Seragam Sekolah: Kontras Identitas
Seragam putih-hitam vs jas hijau mewah—Akulah Ratu Antagonis memainkan simbol kelas dan kekuasaan dengan cerdas. Karpet merah bukan hanya untuk selebriti, tapi medan pertempuran emosional antara masa lalu & masa kini. 🎭
Pesan 'Aku Sangat Suka Kamu' yang Tak Pernah Dibaca
Ponsel menampilkan pesan manis, lalu langsung diblokir. Ironisnya, si pengirim tetap datang—dengan gaya, dengan sorotan, dengan kerumunan. Akulah Ratu Antagonis mengingatkan: cinta tak selalu butuh balasan, tapi butuh keberanian hadir. 📱💘
Dia Berdiri di Ujung Karpet, Tapi Hatinya Masih di Depan Kelas
Meski berada di tengah sorotan, mata karakter perempuan tetap tertuju pada sosok lama—bukan karena rindu, tapi karena dendam yang belum selesai. Akulah Ratu Antagonis sukses membuat kita bertanya: siapa sebenarnya sang antagonis? 🤔🔥
Cinta yang Diblokir, tapi Masih Datang dengan Mobil Mewah
Mengapa Meng Tinglan memblokir pesan cinta, lalu datang di atas karpet merah dengan Porsche? Akulah Ratu Antagonis benar-benar menggambarkan konflik emosional yang dramatis—dia menolak, tapi tetap hadir. 😤✨