Adegan dermaga malam itu memang sangat tegang sekali. Sosok bertato dengan mata merah tampak marah saat berhadapan dengan tuan jas hitam. Senjata aneh yang diberikan benar-benar di luar dugaan pemirsa, seperti daging hidup. Dalam Chicago 1920: Dendam Bermula, setiap detik penuh misteri yang membuat saya tidak bisa berhenti menonton sebentar pun juga.
Senjata organik itu sungguh mengerikan tapi sangat keren sekali. Cairan hijau melelehkan besi seolah tiada halangan sedikit pun. Sosok berjaket cokelat itu tampak sangat puas setelah mencobanya dengan ganas. Efek visualnya sangat memukau dan menambah kesan horor pada cerita yang sedang berlangsung ini dengan baik.
Suasana restoran siang hari berubah tegang saat radio tua menyala keras. Keluarga kecil itu mendengarkan berita dengan wajah khawatir sekali. Ibu berbaju apron memeluk si kecil erat-erat karena takut. Rasanya ada bahaya besar yang mengintai mereka dari jauh, sungguh menyentuh hati penonton.
Tuan jas hitam berpidato di depan wartawan dengan sangat percaya diri tinggi. Luka di dahinya terlihat jelas tapi tidak mengganggu wibawanya sedikit pun. Dia sepertinya dalang dari semua kekacauan ini terjadi. Gaya bicaranya halus tapi menyimpan ancaman terselubung yang berbahaya bagi semua.
Sosok memegang gelas air itu memiliki mata berwarna oranye menyala terang. Tatapannya tajam seolah bisa membaca pikiran orang di sekitarnya dengan mudah. Kehadirannya di restoran menambah ketegangan baru yang nyata. Saya penasaran apa hubungan dia dengan sosok bertato di dermaga tadi malam itu.
Kontras antara dunia malam yang gelap dan siang yang terang sangat terasa kuat. Di satu sisi ada transaksi senjata rahasia, di sisi lain ada keluarga biasa yang terancam bahaya. Chicago 1920: Dendam Bermula berhasil membangun dunia yang kaya dan penuh konflik menarik untuk diikuti terus.
Ekspresi marah sosok berkulit gelap saat membanting meja sangat meledak-ledak sekali. Emosinya benar-benar terasa sampai ke layar kaca ini. Dia sepertinya tidak terima dengan situasi yang terjadi di sekitar mereka. Lakonan para pemain sangat semula jadi dan membuat saya ikut terbawa suasana hati.
Detail kostum dan latar tahun seribu sembilan ratus dua puluhan sangat rapi sekali. Dari lampu jalan hingga desain radio tua semuanya autentik nampaknya. Penonton diajak masuk ke dalam era tersebut dengan sangat mulus tanpa hambatan. Penerbitan visualnya benar-benar tidak main-main dan layak tonton.
Si kecil itu tampak bingung dan takut melihat orang dewasa di sekitarnya bertindak. Kepolosannya kontras dengan kekerasan yang terjadi di dunia mereka sekarang. Ibu di sampingnya mencoba melindungi sebisa mungkin dari bahaya. Momen ini menunjukkan sisi humanis di tengah cerita aksi yang sangat keras.
Akhir rakaman meninggalkan banyak pertanyaan besar di benak penonton setia. Siapa sebenarnya tuan jas hitam itu sebenarnya? Apa tujuan senjata biologis tersebut dibuat? Chicago 1920: Dendam Bermula benar-benar membuat saya penasaran dengan episode selanjutnya nanti. Wajib tonton bagi penggemar kategori debaran aksi.
Ulasan Episod Ini
Lihat Lagi