Cinta di Setiap Senyuman Halaman 4Total 66 Episode
Cinta di Setiap Senyuman

Episode 61-Cinta di Setiap Senyuman

Aulia menembakkan Api Berantai untuk selamatkan Tama yang diserang. Tunang masa kecilnya, Rafi, pura-pura mati menghindari perjodohan. Tama batalin perjodohan Rafi dan langsung melamar Aulia. Berlutut, ia berkata: Istriku, nyawamu kubalas. Di luar aku Raja Jalanan, di rumah aku hamba-mu.
Cinta di Setiap Senyuman

Episode 62-Cinta di Setiap Senyuman

Aulia menembakkan Api Berantai untuk selamatkan Tama yang diserang. Tunang masa kecilnya, Rafi, pura-pura mati menghindari perjodohan. Tama batalin perjodohan Rafi dan langsung melamar Aulia. Berlutut, ia berkata: Istriku, nyawamu kubalas. Di luar aku Raja Jalanan, di rumah aku hamba-mu.
Cinta di Setiap Senyuman

Episode 63-Cinta di Setiap Senyuman

Aulia menembakkan Api Berantai untuk selamatkan Tama yang diserang. Tunang masa kecilnya, Rafi, pura-pura mati menghindari perjodohan. Tama batalin perjodohan Rafi dan langsung melamar Aulia. Berlutut, ia berkata: Istriku, nyawamu kubalas. Di luar aku Raja Jalanan, di rumah aku hamba-mu.
Cinta di Setiap Senyuman

Episode 64-Cinta di Setiap Senyuman

Aulia menembakkan Api Berantai untuk selamatkan Tama yang diserang. Tunang masa kecilnya, Rafi, pura-pura mati menghindari perjodohan. Tama batalin perjodohan Rafi dan langsung melamar Aulia. Berlutut, ia berkata: Istriku, nyawamu kubalas. Di luar aku Raja Jalanan, di rumah aku hamba-mu.
Cinta di Setiap Senyuman

Episode 65-Cinta di Setiap Senyuman

Aulia menembakkan Api Berantai untuk selamatkan Tama yang diserang. Tunang masa kecilnya, Rafi, pura-pura mati menghindari perjodohan. Tama batalin perjodohan Rafi dan langsung melamar Aulia. Berlutut, ia berkata: Istriku, nyawamu kubalas. Di luar aku Raja Jalanan, di rumah aku hamba-mu.
Cinta di Setiap Senyuman

Episode 66-Cinta di Setiap Senyuman

Aulia menembakkan Api Berantai untuk selamatkan Tama yang diserang. Tunang masa kecilnya, Rafi, pura-pura mati menghindari perjodohan. Tama batalin perjodohan Rafi dan langsung melamar Aulia. Berlutut, ia berkata: Istriku, nyawamu kubalas. Di luar aku Raja Jalanan, di rumah aku hamba-mu.