Mika akhirnya menemukan donor darah jantung yang cocok, tetapi ayahnya menolak keras karena donor tersebut adalah Tabib Mia, yang diduga memiliki niat balas dendam terhadap keluarga mereka.Apakah Tabib Mia benar-benar berniat buruk atau ada alasan lain di balik kesediaannya mendonorkan darah jantung?