Pak Hendra mencoba meyakinkan Dinda untuk memperpanjang kontrak Farel dengan nilai fantastis 60 miliar, mengingat kontribusinya yang sangat besar bagi keluarga Chandra dan Grup Farmasi Chandra. Namun, Dinda menolak mentah-mentah, merendahkan Farel sebagai 'pengemis busuk' dan menganggap dirinya lebih mampu tanpa bantuan Farel.Akankah Dinda berhasil mempertahankan kesombongannya atau akhirnya menyadari nilai sebenarnya dari Farel?