Revan selalu ditindas oleh keluarga istrinya. Siang hari ia bekerja keras di kantor, malam hari ia menjadi sopir untuk menambah penghasilan. Ketika diketahui bahwa Revan kena penyakit parah, istrinya langsung menceraikannya. Sakit dan terluka, Revan memutuskan menjalani hidup baru dengan berani.