Pedang di pinggang sang ksatria tampak mengilap, namun justru jari-jari Putri Tertua Datang! yang menari di senar guqin membuat dua pria itu menunduk tanpa perintah. Bukan kekuatan fisik—melainkan aura kebijaksanaan yang tak dapat ditolak. 🌅🗡️
Di tengah hutan bambu saat senja, Putri Tertua Datang! duduk tenang memainkan guqin—namun dua pria justru terpaku, berlutut seperti murid yang baru menyadari keagungan gurunya. Ekspresi mereka? Campuran kagum, takut, dan... mungkin cinta segitiga? 🎵✨