PreviousLater
Close

Putra Mahkota Atlantis Episode 19

2.3K4.3K

Putra Mahkota Atlantis

Bangsawan Aria menentang keluarga demi menikahi Lysios, nelayan yang dicemooh yang ternyata adalah Pangeran Atlantis. Lima tahun setelah suaminya menghilang, Aria susah payah membesarkan anak kembar mereka. Saat musuh hendak mengorbankan anak-anaknya, Lysios kembali dengan trisula emas, membangkitkan lautan untuk membalas dendam.
  • Instagram

Ulasan episode ini

Lihat Selengkapnya

Trisula itu benar-benar menyala

Adegan saat pangeran mengangkat trisula biru itu bikin merinding! Efek visualnya gila banget, kayak ada aliran listrik di seluruh ruangan. Prajurit-prajurit langsung terpental tanpa disentuh, ini sih definisi kekuatan dewa yang sesungguhnya. Penonton di aplikasi netshort pasti bakal betah nonton adegan aksi seperti ini berulang kali karena saking kerennya.

Ratu yang hancur lebur

Ekspresi ratu saat melihat kekuatan itu benar-benar pecah. Dari yang tadinya angkuh jadi lutut lemas dan menangis. Perubahan emosi di wajah aktrisnya detail banget, bikin kita ikut merasakan keputusasaan seorang ibu yang kehilangan kekuasaan. Drama kerajaan emang nggak pernah gagal bikin baper.

Mata biru yang mengubah segalanya

Detik saat mata pangeran berubah jadi biru terang, itu tandanya dia bukan manusia biasa lagi. Aura magisnya keluar kuat banget sampai yang nonton ikut terhipnotis. Kostum putih lusuhnya justru bikin dia terlihat lebih suci dan berwibawa dibanding raja yang pakai jubah merah mewah sekalipun.

Raja tua yang kalah wibawa

Kasihan banget lihat raja tua itu sampai harus sujud di lantai marmer. Simbol kekuasaan yang tadinya di tangan dia, sekarang pindah ke tangan pangeran muda. Transisi kekuasaan di Putra Mahkota Atlantis digambarkan sangat dramatis lewat bahasa tubuh para aktor tanpa perlu banyak dialog.

Prajurit cuma jadi tumbal

Kasihan para prajurit berbaju besi itu, cuma jadi bulan-bulanan kekuatan sihir. Mereka datang dengan gagah berani tapi langsung terbang kayak daun kering. Ini ngingetin kita kalau di hadapan kekuatan dewa, senjata tajam itu nggak ada artinya sama sekali. Aksi laganya keren parah!

Ibu dan anak yang ketakutan

Ambilan kamera yang fokus ke ibu dan dua anak kecil di belakang itu menyentuh banget. Mereka cuma bisa diam memeluk sambil lihat kekacauan di depan. Tatapan mata mereka penuh ketakutan tapi juga ada harapan. Momen manusiawi di tengah pertempuran epik yang bikin hati penonton ikut tersentuh.

Antagonis yang makin gila

Pangeran jahat yang pegang tongkat hitam mukanya bener-benar kelihatan ngamuk nggak karuan. Giginya sampai kelihatan waktu teriak marah. Dia sadar kalau posisinya terancam dan itu bikin dia makin berbahaya. Konflik antara dua pangeran ini bakal jadi inti cerita yang seru banget.

Detail kostum yang mewah

Harus akui kalau desain kostum di film ini mahal banget. Jubah merah raja, gaun biru ratu, sampai baju besi prajurit semuanya detail. Perhiasan emas dan batu permata di kepala para bangsawan bikin suasana kerajaan terasa hidup. Visualnya benar-benar memanjakan mata penonton dari awal sampai akhir.

Suasana istana yang megah

Latar tempat di istana dengan pilar-pilar besar dan lantai marmer mengkilap bikin suasana terasa sangat epik. Cahaya matahari yang masuk dari jendela besar menambah kesan dramatis saat adegan konfrontasi terjadi. Latar lokasi di Putra Mahkota Atlantis ini benar-benar berhasil membangun dunia fantasi kuno.

Kejutan Cerita yang nggak terduga

Nggak nyangka kalau pangeran yang kelihatan sederhana ternyata punya kekuatan trisula legendaris. Semua orang di ruangan itu syok termasuk kita yang nonton. Kejutan ini bikin penasaran banget sama kelanjutan ceritanya. Pasti bakal ada perang besar antara kubu lama dan kubu baru yang punya kekuatan dewa.