PreviousLater
Close

Menghabisi yang Jahat Episode 36

like2.1Kchase1.6K

Menghabisi yang Jahat

5 tahun lalu Bram dikhianati istrinya, bahkan kehilangan orang tua dan saudaranya dalam tragedi berdarah. Lima tahun kemudian, ia kembali sebagai pendekar bela diri untuk membasmi kejahatan dan membalaskan dendam orang tuanya, dimulai dengan menyusup ke dalam organisasi kriminal.
  • Instagram
Ulasan episode ini

Wanita berpeci jadi pahlawan tak terduga

Siapa sangka wanita berkacamata itu ternyata punya keahlian bertarung luar biasa? Di tengah kekacauan Menghabisi yang Jahat, dia muncul seperti badai putih yang menghajar musuh tanpa ragu. Ekspresi dinginnya saat memegang pisau bikin merinding sekaligus kagum.

Suasana lift yang mencekam

Ruang sempit, dinding kotor, lampu redup—semua elemen visual di Menghabisi yang Jahat bekerja sama menciptakan tekanan psikologis yang nyata. Setiap gerakan terasa lebih intens karena keterbatasan ruang, membuat aksi jadi lebih personal dan menusuk.

Pria berambut pirang penuh misteri

Karakter berambut pirang dengan kacamata kuning itu punya aura berbahaya yang sulit ditebak. Di Menghabisi yang Jahat, dia bukan sekadar antagonis biasa—ada lapisan emosi dan motivasi tersembunyi yang membuat penonton penasaran sampai akhir.

Koreografi pertarungan yang realistis

Tidak ada gerakan berlebihan atau efek grafis komputer murahan. Di Menghabisi yang Jahat, setiap pukulan, tendangan, dan hindaran terasa berat dan nyata. Penonton bisa merasakan dampak fisik dari setiap benturan, seolah ikut terluka di dalam lift itu.

Tegangnya menunggu pintu terbuka

Momen ketika mereka menekan tombol lift sambil bertarung di Menghabisi yang Jahat adalah puncak ketegangan. Setiap detik terasa seperti jam, dan penonton ikut menahan napas berharap pintu segera terbuka sebelum semuanya berakhir tragis.

Ulasan seru lainnya (5)
arrow down