Arga dan Vivi berusaha membuktikan keaslian barang antik milik Vivi dengan menggunakan Cermin Tembaga, sementara para ahli meragukan dan menyebutnya palsu. Vivi marah dan bersikeras bahwa barang-barang tersebut asli, bahkan menantang dengan taruhan kepala.Apakah Vivi bisa membuktikan keaslian barang antiknya dan menyelamatkan reputasinya?