Ardan terus memainkan permainan berbahaya dengan memanipulasi aib orang lain untuk membalas dendam. Dia dengan licik membunuh seseorang dan menggunakan kematian itu untuk keuntungannya sendiri, sambil berpura-pura menjadi korban. Namun, rahasia dan rekaman kejadian di ruang game mengancam untuk membongkar rencananya.Bisakah Ardan terus bermain dengan api tanpa terbakar, atau akan ada yang membongkar permainannya?