Kebiadaban Anak Angkat
Putra Lucy, Ray dan istrinya, Helen yang tamak berniat rebut semua aset Lucy. Lucy susun rencana untuk mengelabui mereka, tapi Ray tahu rencana Lucy dan provokasi netizen untuk menyerang Lucy. Dengan bantuan Bella, keponakan Lucy, mereka berdua merilis bukti-bukti kuat untuk semua perbuatan Ray selama ini.
Rekomendasi untuk Anda





.jpg~tplv-vod-noop.image)
.jpg~tplv-vod-noop.image)
Lin Feng vs Dunia Nyata: Ketika Viral Menghantam Rumah
Dia mengira ini hanya masalah keluarga. Ternyata, satu postingan bisa menghancurkan reputasi di depan tetangga, saudara, bahkan ibu kandungnya. Kebiadaban Anak Angkat mengingatkan: di era ini, privasi adalah ilusi, dan dendam bisa menjadi viral dalam 3 detik. ⏱️🔥
Ibu dengan Jaket Ungu: Simbol Kesedihan yang Tak Berbicara
Dia hanya berdiri, tangan saling menggenggam, jaket ungu menutupi gemetar. Tidak perlu kata-kata—matanya sudah bercerita tentang pengkhianatan yang dihadapi. Dalam Kebiadaban Anak Angkat, kesunyian sering lebih menusuk daripada teriakan. 💜
Perempuan Berkacamata Putih: Sang Penghakim Digital
Dengan tenang, ia mengacungkan ponsel—bukan untuk merekam, melainkan untuk menghakimi. Gaya bicaranya halus, tetapi setiap kalimat seperti pisau. Di dunia digital, kebenaran tak lagi milik yang berkuasa, melainkan yang berani menunjukkan bukti. 👓⚖️
Kerumunan Desa: Teater Emosi Tanpa Skenario
Tidak ada pencahayaan dramatis, tidak ada musik latar—hanya aspal basah dan wajah-wajah yang berubah dalam hitungan detik. Kerumunan itu bukan penonton, mereka adalah bagian dari drama. Kebiadaban Anak Angkat sukses membuat kita merasa berdiri di tengah mereka. 🌧️
Ponsel Menjadi Senjata Tersembunyi
Di tengah kerumunan desa, ponsel bukan sekadar alat komunikasi—melainkan senjata untuk mengungkap kebohongan. Ekspresi Lin Feng yang kaku saat melihat postingan itu? Murni ketakutan yang terbongkar. Kebiadaban Anak Angkat memang jitu: satu layar, seribu luka terbuka. 📱💥