Melly menyadari bahwa suaminya, Tomo, telah pergi untuk melindunginya dari penderitaan penyakit Alzheimer yang dideritanya. Dia merasa gagal sebagai istri dan menyalahkan diri sendiri atas kepergian Tomo. Sementara itu, orang-orang di sekitar mereka menyadari betapa berharganya Tomo sebagai kepala pabrik dan suami yang baik.Apakah Melly bisa memaafkan dirinya sendiri dan menerima warisan cinta yang ditinggalkan Tomo?