Dia Bukan Sahabatku
Di pernikahan sahabatku, Lora, aku menampar pengantin wanita tiga kali.Semua orang heboh, tapi aku yakin ada yang salah. Aku terus tanya kenapa memilih gaun putih.Pengantin dan orang tua mereka takut melapor ke polisi.Aku mengejutkan semua dengan pengumuman: Wanita ini bukan sahabatku, Lora!
Rekomendasi untuk Anda





Sekali nonton langsung pengen replay dari awal
Setelah tahu twist-nya, aku malah pengen nonton ulang buat nyari clue yang kelewat. Itu tanda ceritanya solid. Emosi penonton dipermainkan tapi nggak curang. Buat ukuran short drama, ini niat banget. Salut sama penulis dan pemainnya. Di netshort, pengalaman nontonnya juga nyaman, jadi makin betah 😉
Modern, cepat, dan berasa dekat dengan realita
Gaya penceritaannya modern banget, ritmenya cepat tapi nggak terburu-buru. Karakter utama kelihatan yakin, itu yang bikin kita ikut percaya. Aku suka bagaimana keluarga pengantin digambarkan panik, realistis. Nontonnya seru pas rehat, satu episode lanjut ke berikutnya tanpa sadar. Ini tipe short dra
Bukan sekadar drama nikahan, ini mind game
Yang aku suka, ceritanya berani beda. Dari nikahan bahagia langsung chaos, tapi bukan chaos kosong. Semua detail kecil kayak gaun putih jadi petunjuk. Rasanya kayak diajak main tebak-tebakan tapi fair. Emosi marah, curiga, dan puas campur jadi satu. Cocok buat yang suka twist tanpa harus mikir ribet
Plot twist yang bikin merinding dari menit awal sampai akhir
Jujur aku nonton ini awalnya cuma iseng, tapi langsung ke-hook. Adegan tampar di pernikahan itu brutal tapi masuk akal, bikin penasaran. Identitas yang salah dieksekusi rapi, tegang tapi tetap modern. Aktingnya natural, dialognya terasa sehari-hari. Ending-nya bikin mikir ulang dari awal. Nontonnya