Jiang Ru terlihat sangat hancur di pemakaman ini. Air matanya nyata sekali saat menutup peti mati Jiang Yuan. Saya merasa ada sesuatu yang aneh dengan Wang Huailun. Suasana tegang seperti dalam drama Bocah Polos, Kekuatan Absolut. Penonton pasti penasaran siapa dalang sebenarnya. Ekspresi Jiang Xiaotian mencurigakan.
Kedatangan dua orang asing mengubah suasana pemakaman seketika. Wanita berbaju merah itu misterius sekali menutupi wajahnya. Pemuda di sampingnya tampak siap bertarung kapan saja. Wang Huailun sepertinya mengenal mereka. Plot twist ini mengingatkan saya pada alur cerita Bocah Polos, Kekuatan Absolut yang penuh kejutan. Jiang Ru pasti kaget melihat mereka muncul tiba-tiba.
Jiang Xiaotian berdiri dengan wajah dingin tanpa emosi. Dia memakai jas hitam lengkap dengan kacamata hitam seperti pengawal. Tapi tatapannya tajam mengawasi Jiang Ru. Apakah dia musuh atau teman? Detail kostum sangat mendukung suasana suram. Cerita ini punya ketegangan mirip Bocah Polos, Kekuatan Absolut. Saya menunggu langkah selanjutnya dari Wang Huailun.
Jiang Yuan terlihat tenang di dalam peti mati berwarna hitam emas. Apakah dia benar-benar meninggal atau hanya pura-pura? Jiang Ru menangis seolah kehilangan segalanya. Namun ada bisik-bisik tentang warisan keluarga. Wang Huailun memegang tasbih seolah sedang berdoa tapi matanya waspada. Nuansa misteri ini sangat kuat seperti di Bocah Polos, Kekuatan Absolut.
Lokasi pemakaman di pegunungan tanah kuning dramatis. Angin bertiup kencang menerpa kain kafan Jiang Ru. Para pengawal berjajar rapi menunjukkan status keluarga ini tinggi. Jiang Xiaotian memberi perintah tanpa suara. Semua orang tegang menunggu sesuatu terjadi. Kualitas visualnya bagus sekali. Rasanya seperti menonton episode seru dari Bocah Polos, Kekuatan Absolut.