Berkorban Demi Cinta Tak Sampai
Sebelum menikah, Elena (Mirae) sadar tunangannya, Reyhan hanya mencintai saudara tirinya, Dhini. Dia hanya jadi pengganti supaya masuk penjara dihari pernikahannya. Elena patah hati lalu memalsukan kematiannya dan kabur ke Negara Moratel. Dia juga menikahi Pangeran Ketiga Moratel, Deni.
Rekomendasi untuk Anda





Topeng Hitam & Mahkota Emas: Duet Tragis
Pria ber-topeng hitam bangkit dengan wajah penuh konflik—dia tak ingin membunuh, tapi juga tak bisa berbohong pada dirinya sendiri. Sementara Li Xiu diam, jemarinya gemetar memegang ujung gaunnya. Mereka berdua terjebak dalam ritual cinta yang salah arah. Berkorban Demi Cinta Tak Sampai mengingatkan kita: kadang, cinta terindah justru lahir dari kegagalan yang disengaja. 🕊️
Pedang Jatuh, Hati Masih Berdetak
Detik ketika pedang kecil terlepas dari tangannya dan jatuh ke lantai kayu—suara itu lebih keras dari teriakan. Li Xiu tak menoleh, tapi napasnya berhenti sejenak. Pria itu menatapnya, lalu menghela nafas panjang. Mereka tidak saling membunuh hari ini, tapi mereka telah membunuh harapan mereka sendiri. Berkorban Demi Cinta Tak Sampai adalah tragedi yang dibungkus sutra merah. 🩸
Gaun Merah yang Menangis Tanpa Air Mata
Li Xiu tak menangis, tapi setiap lipatan gaunnya seperti berbisik: 'Aku masih di sini.' Mahkotanya berkilau, tapi matanya kosong. Pria ber-topeng berdiri tegak, namun tubuhnya sedikit goyah—dia tak siap untuk ini. Berkorban Demi Cinta Tak Sampai bukan soal siapa yang menang, tapi siapa yang rela menjadi korban demi kebenaran yang tak pernah sampai. 🌹
Cinta yang Tidak Sampai, Tapi Tetap Menggigit
Mereka berdua berdiri berhadapan, jarak satu langkah—cukup dekat untuk mencium bau darah dan dupa, cukup jauh untuk tak pernah menyentuh lagi. Topeng hitam itu menyembunyikan air mata, mahkota emas itu menahan jeritan. Berkorban Demi Cinta Tak Sampai mengajarkan: kadang, cinta terbesar adalah membiarkan orang yang kau cintai pergi… meski kau tahu dia akan jatuh. 🪞
Mata yang Berbicara Lebih Keras dari Pedang
Di tengah ruang pernikahan berdarah, tatapan Li Xiu tak mengeluh—hanya kecewa yang dalam. Dia menyentuh pergelangan tangan pria itu, lalu melepaskan pedang kecilnya dengan lembut. Bukan pembunuhan, tapi pengorbanan yang tak sempurna. Berkorban Demi Cinta Tak Sampai memang bukan tentang kemenangan, tapi tentang rasa sakit yang dipilih sendiri. 💔