Jas marunnya elegan, tetapi senyumnya bagai pisau yang tertutup kain sutra. Dia berbisik pada lelaki tua—dan kita tahu: itu bukan nasihat, melainkan perintah. Akulah Iblis Jahat, dan dia baru saja menyalakan lilin pertama. 🔥
Baju naga emasnya indah, tetapi patch 'Jian Ren Pharmacy' di dada membuat bulu kuduk merinding. Apa obat yang dibawanya? Racun atau penyembuhan? Dalam Akulah Iblis Jahat, setiap detail adalah petunjuk—atau jebakan. 🐉
Asap muncul tiba-tiba saat pria berbaju putih tersenyum—seakan mantra yang baru diucapkan. Apakah dia penyelamat atau dalang? Dalam Akulah Iblis Jahat, kebaikan sering datang bersama kabut, dan kejahatan berpakaian sutra. 🌫️
Kalung mutiara sang ibu tampak mahal, tetapi matanya kosong seperti kaca pecah. Di sisi lain, wanita berbaju sutra diam—namun tatapannya menusuk. Akulah Iblis Jahat bukan karena perbuatan, melainkan karena kebisuan yang mematikan. 💎
Kamar mewah dengan lampu kristal, namun suasana lebih gelap daripada bayangan di dinding. Semua berdiri mengelilingi ranjang, seolah menunggu keputusan dewa. Akulah Iblis Jahat—tetapi siapa sebenarnya yang jahat? 😏