Suci dalam keadaan kritis dan membutuhkan pertolongan tabib segera. Namun, Yanti yang sebenarnya pura-pura sakit berhasil merebut perhatian tabib, sementara Suci semakin lemah. Kemarahan Nyonya memuncak ketika melihat ketidakadilan ini, menimbulkan ketegangan yang tinggi.Akankah Suci mendapatkan pertolongan yang dibutuhkan sebelum terlambat?