Sinta dan ibunya, Winda, melanjutkan rencana pelarian mereka dengan memanfaatkan lubang di tembok penjara. Mereka berencana untuk membuat boneka dari kasur sebagai pengalih perhatian dan membutuhkan bahan-bahan seperti garam, cuka, dan hidrogen peroksida dari ruang medis untuk membantu pelarian mereka.Bisakah Sinta dan Winda berhasil melarikan diri dari penjara yang dirancang oleh Winda sendiri?