PreviousLater
Close

Sang Putri Peramal Episode 64

like2.0Kchaase1.6K

Sang Putri Peramal

Pada malam pernikahan Cahaya, mempelai prianya tiba di kamar pengantin dengan membawa pisau, berniat membunuhnya. Cahaya tetap tenang dan menyatakan bahwa suaminya tak akan membunuhnya karena dialah peramal terkemuka! Saksikan bagaimana ramalan Cahaya menjadi kenyataan
  • Instagram

Ulasan episode ini

Dua Pria, Satu Ruangan, Banyak Rahasia

Interaksi antara dua tokoh utama di Sang Putri Peramal ini kaya bom waktu—diam, tapi setiap tatapan meledak. Yang satu tegak, yang satu terjatuh, tapi siapa sebenarnya yang lebih lemah? Lampu redup + karpet bermotif = suasana konspirasi yang sempurna. 🔥

Surat Itu Bikin Nafas Berhenti Sejenak

Saat surat dibuka di Sang Putri Peramal, ekspresi wajahnya berubah dalam satu detik—dari dingin jadi syok. Tulisan vertikal itu bukan sekadar teks, itu senjata tak terlihat. Dan ya, kita semua penasaran: siapa yang dikorbankan? 😳

Aksesori Rambut = Bahasa Tubuh Tersembunyi

Perhatikan rantai perak di rambutnya di Sang Putri Peramal—setiap gerak kepala menggantungkan suara kecil. Bukan hanya hiasan, itu simbol status, atau mungkin pengikat jiwa? Detail seperti ini yang bikin nonton ulang jadi wajib. 💫

Wanita dalam Kimono Masuk, Semua Berhenti Bernapas

Kedatangan karakter wanita di akhir Sang Putri Peramal itu seperti slow-mo dramatis—semua mata tertuju, bahkan sang pria tegak jadi kaku. Kimono pinknya kontras dengan aura gelap ruangan. Apakah dia penyelamat? Pengkhianat? Atau… sang peramal itu sendiri? 🌸

Minum Sampai Jatuh, Tapi Matanya Tajam Banget

Adegan minum lalu jatuh di Sang Putri Peramal ini bikin deg-degan—tapi lihat matanya saat bangun? Dingin, tajam, penuh rencana. Bukan mabuk biasa, ini strategi atau kutukan? 🕵️‍♂️ Kostum hitam-putihnya juga nggak main-main, detail bordirnya kayak cerita tersendiri.